Best Seller Fiction & Editor's Choice 2018

by - September 26, 2018


"God is always great. He gives you chances, good people, time, love, support, and everything you need. If it doesn't happen today, it will happen tomorrow." - Mom

The very first achievement I got in writing and I couldn't thank God enough for everything He's done in my life. Pertama kali mulai menulis Claires, gue selalu merasa karya gue gak pantas untuk dijadikan buku. Ada anxiety, insecurity, dan lain hal yang gak pernah gue bagi di media melainkan pada beberapa orang terdekat. Sesekali rasanya ingin cerita panjang lebar di platform media sosial tentang bagaimana struggle, sedih, duka yang gue rasakan selama proses menulis. Bahkan sampai buku sudah selesai cetak, masih ada keraguan besar dari gue terhadap diri sendiri.

Again, for me it's not needed to show weakness and long fights on public. Gue gak mau menunjukkan bagaimana susahnya hidup gue, karena gue yakin setiap orang punya masa susah dan kesulitan mereka sendiri -or even worse than what I've through.

Di sini, seperti biasa, gue hanya akan berbagai tentang "Waktunya"
Yes it is. Setiap orang -gue, lo, dia, kalian, mereka, kita semua punya waktu dan masanya kita masing-masing.

Saat membawa pulang dua hadiah berarti ini, kalimat pertama yang Mama ucapkan pada gue bukan, "Selamat. Kerja keras kamu membuahkan hasil," tapi, "Selamat sudah bertemu dengan pengingat pertama untuk kamu menjadi pribadi yang lebih humble, bekerja keras, gak menyerah, bersyukur dengan orang di sekitar kamu, menghargai setiap perilaku orang, baik yang kamu kenal atau gak kenal sekecil apapun itu."

Gue juga ingat, salah satu tim penerbit BIP yang selalu memberi gue wejangan, nasehat,  dan dukungan -Mas Leo bilang, "Jangan lengah dan terlena ya. Jalan masih panjang, dan masih ada karya selanjutnya."

Gue sangat bersyukur dan bahagia, karena orang di sekitar yang mendukung gue gak pernah lelah mengingatkan gue untuk terus berjuang dan bekerja keras, ketimbang terus menerus memberi selamat atas apa yang sudah diraih.

Lagi, di saat yang sama, saat nama gue dipanggil, gue masih merasa, "Pantas gak ya?"
Padahal gue yang selalu mengingatkan orang untuk menghargai usaha mereka sendiri sekalipun mereka gak berhasil. Tapi tanpa gue sadari, gue melakukan itu -mengingatkan orang untuk menyayangi diri mereka sendiri, adalah cara gue untuk belajar menyayangi diri gue sendiri.

Ya, gue masih belajar.
Sangat belajar untuk menyayangi diri gue sendiri.
Dan gue sangat bersyukur dengan orang-orang yang gak pernah meninggalkan gue satu momen pun selama gue hidup. Orang-orang yang namanya akan gue sebut nanti di post lain karena gue ingin berbagi dengan orang lain seberapa penting mereka menuntun gue (yang masih belum baik ini) jadi pribadi yang lebih baik selangkah demi selangkah.



"Before learning how to respect other people, learn how to respect yourself first."

Kedengarannya seperti gue mengatakan sesuatu yang egois, lalu timbul pertanyaan seperti,

"Kenapa kita harus peduli sama diri kita sendiri dulu, padahal kita harus peduli sama orang lain juga?"

Because if you start with caring to other people first, then caring to yourself, there are so many possibilities that it doesn't stay long for you to care people.

Realistically speaking, di dunia ini banyak banget peluang dan kemungkinan yang gak semuanya positif. Kalau hari ini lo bahagia, besok bisa jadi lo gak sebahagia sekarang. Dan gak ada yang bisa membayangkan betapa sulitnya jadi gak bahagia. Dengan gak bahagia, banyak kemungkinan kita bisa membenci diri sendiri, menyalahkan diri sendiri, gak menghargai sendiri. Akibatnya? You would blame and hurt other people even more.

Don't say something as big as, "I wanna change the world to be a better one."

Tell your self instead, "I wanna change myself to be a better one."

When you can change yourself to be better, it's not only the world you can change, but the whole universe.



"Have faith in yourself, take care of yourself, tell youself that you can."

Trust me, it's something SO HARD to do. Gue juga masih belajar untuk berada di tahap itu karena seringkali bukannya menyemangati diri, gue malah mengintervensi diri gue dengan kalimat, "Masa iya lo pantes?"

Sampai detik ini, gue masih kesulitan untuk berkata, "Good job, Val," pada diri gue sendiri.

Dan itu yang membuat gue masih sulit untuk menjadi diri sendiri sampai sekarang.


Akhir kata, gue yang masih berada di proses ini berharap kalian juga berada di proses yang sama -proses untuk lebih menghargai siapa kalian, menerima kekurangan kalian lebih sering daripada mencari apa kelebihan kalian, percaya dengan apa yang kalian lakukan hari ini dan yang akan kalian lakukan esok hari.

Lalu ketika saatnya nanti tiba, berbaik hatilah dengan orang lain, peduli dengan mereka, masuk ke dalam hidup mereka ketika kalian sudah merasa mampu membenahi hidup kalian sendiri, hargai mereka, terima baik buruknya mereka, tuntun mereka untuk jadi pribadi yang lebih baik lagi.

Guys, there's always time for you to be great. If you're bad today, the good in tomorrow is waiting for you to come.

Best Seller Fiction & Editor's Choice 2018,
It happened because your hands, your supports, your self are there.
Thank you so much for everything.

You May Also Like

8 comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Vale selamat buat penghargaan yg kamu dapet. Persis yg km tulis ,aku pernah rasain itu,walau ga dapet yg terlalu besar."Terus berterimakasih sama diri sendiri sambil bilang terimakasih udah mau bekerjasama. Mari hadapi lagi yang lebih dari ini". Semoga ini jg jd pengingat km ya Val,bahwa semuanya ini diberikan agar kamu jd lebih bersemangat lagi. Kata-kata tuh kaya doa yang secara ga langsung ditulis. Makannya setiap kata yang tertulis dengan penuh hati hasilnya pun akan baik. Semoga kamu selalu sehat & bahagia. Dari ku yang selalu ada untuk mendukung kamu dalam keadaan apapun Val. God bless u val. πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’πŸ’ 🌺🌺

    ReplyDelete
  3. Asli kak aku nangis liat kamu dapet 2 awards ini. Claires adalah bagian dari proses pendewasaan aku kak, aku bersyukur bisa tumbuh bersama karya dan pesan yang selalu kakak coba sampaikan lewat tulisan, big luv for u kakπŸ’›

    ReplyDelete
  4. Congrats kak vale, proud of you ❤️ Tetap berkarya, sehat selaluu, bersyukur dan rendah hati. Saya akan menunggu semua karya-karya kak vale yang lebih banyak lagi. Banyak yang sayang sama kakak, banyak yang sayang sama semua karakter-karakter yang ada di cerita kakak. Jangan lupa bahagia hari ini ❤️

    ReplyDelete